View Single Post
Old 19-07-2013, 01:31 AM   #33
Lizanias
(Dojo XTC)
 
Lizanias's Avatar
 
Join Date: Jun 2005
Location: Depok, Jawa Barat
Posts: 6,657
Rep Power: 19 Lizanias will become famous soon enough
Default

Copy paste dari FB nih..

Quote:
===
Mad Catz Umumkan FightStick Korean Edition
============
Berita menarik untuk kalian yang gemar bermain Tekken & game fighting lain nya dengan stick arcade. Di Mad Catz panel Evo 2013, Mad Catz menyatakan mereka akan luncurkan FightStick Korean Edition. Yaitu produk yang memadukan stick Korea, dengan tombol-tombol Jepang.


Berikut ini spesifikasi yang kami dapat dari IplayWinner:

- casing mirip seperti yang casing Arcade Fightstick Standard Edition & WWE All Stars Brawlstick...

seperti ini-> http://www.youtube.com/watch?v=lTK9mVStmZY


- stick Crown CWJ-303...seperti yang ini(yang putih)



- tombol Sanwa OBSF-30(seperti tombol yang kalian temukan di mesin TTT2u, SFIV, dan stick Mad Catz pada umumnya).


sumber:http://iplaywinner.com/news/2013/7/1...korean-jo.html







Nah sekarang gw pengen bagi pengalaman gw ngemodif stick nya R-Tech.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Modifying R-Tech's Etokki Omni Arcade Stick(PS3, Xbox 360 & PC)
9th July 2013
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Halo lagi fans stick arcade. Kali ini gw mau bagi pengalaman ngebantu temen gw jadi juara Tekken & mengharumkan nama Indonesia di luar negeri. Bercanda deh dia jadi juara karena usaha dia sendiri.

Anyways ini adalah stick milik temen gw R-Tech yang awalnya rusak. Dia complain tombol X dia suka mati-mati. Jadi di tanggal 18 Juni gw ke rumah dia untuk cek.



Pertama kali gw pegang rasa nya berat banget. Bahkan berasa lebih berat dari Madcatz Fightstick TE menurut gw. Gw perhatikan baik2 dan ternyata bampir seluruh bagian dari casing ini terbuat dari besi. Casing nya terdiri dari dua bagian utama, body dan panel bawah. Kedua bagian terbuat dari besi, jadi nga heran rasanya berat. Beda kebanyakan stick lain nya yang biasanya cuma pake besi di panel bawah atau panel atas, tapi sebagian bagian nya dari plastik.

Gw buka casing nya dan lihat ternyata tombol nya dikancing di casing pakai karet.




Tombol Crown CWB203A ini ukuran kalau nga salah 28mm, sedangkan lubang di casing nya itu 30mm, ukuran nya tombol Sanwa OBSF-30. Itu gw yakin alasan Laugh(pemilik Etokki) buat tombol2 nya dikancing pake karet.



Tombol nya waktu dicabut agak susah karena lubang di plexi glass pas banget ukuran nya. Di casing 30mm, di plexi 28mm. Jadi musti hati2 waktu cabut tombol atau kaca plexi nya rusak. Lalu tombol X nya gw tes ternyata baik2 aja, tapi biar aman gw tukar dengan tombol yang jarang dipakai seperti L2. Abis itu gw main bareng sang pemilik stick selama beberapa jam, dan busyet deh dibantai mulu. Ratio menang cuma 1:3.


Waktu berlalu dan R-Tech beserta anak2 Indo yang lain berangkat ke Singapura, wakilin Indonesia di event SEA Major 2013. Di mana para pemain terbaik dari Asia Tenggara sama pemain dari berbagai negara Asia lain nya hadir. Tokido, Kazunoko, Itabashi Zangief dari Jepang. Bahkan ada yang dari Amrik seperti Justin Wong & Mike Ross.

Dan di event ini tim Indonesia bermain cukup baik. R-Tech berhasil jadi juara 5 di Tekken Tag 2, sedangkan Andrew/WahonToys jadi juara 4 di game Soul Calibur V.

SEAM 2013 TTT2 INA ADVG R-Tech (Bry/Jac) VS MY Ashinomori (Asu/Jun)


SEAM2013 SCV Andrew (Pyrrha) vs FTGBoy (Mitsurugi) Losers Semi




Sepulang nya dari Singapura R-Tech pengen ganti artwork, tapi rencana itu ditunda karena ada dua turnamen Tekken Tag 2 yang pengen dia ikutin sebelum dia kasih stick nya ke gw. Yaitu Maximum Tournament, dan GS Shop Monthly Tournament 4.



Btw balik ke cerita joystick, sesudah 'musim' turnamen ini usai gw mulai modifikasi stick dia. Gambar udah disiapin dari jauh sebelum dia kasih stick nya, karena dia minta gambar yang udah jadi. Gambar ini tepat nya.


So pulang di rumah stick dibongkar, kerjaan nya nga repot karena ini stick emang didesign supaya mudah dibuka & direparasi. Tapi pertama kali diprint hasil nya ngaco abis. Yang ngeprint mungkin set resize to paper size, alhasil gambar jadi digedein.

Hasil nya 35x20cm apa kalau nga salah.... seharusnya cuma 32x18 begitu kira2. Studio foto nya putuskan untuk print lagi, tanpa biaya tambahan. Baru deh hasil nya bagus. Abis itu gw kasih tunjuk foto stick Etokki nya, gw bilang artwork nya mau dipasang di barang ini. Selanjutnya gw tekankan alasan2 kenapa artwork nya nga boleh diresize2 lagi. Setelah gw pikir2 lagi, seharusnya gw ambil itu artwork yang salah ukuran. Tapi hmm mudah2 an mereka simpan, atau lebih baik lagi kalau mereka bingkai terus pasang di toko mereka. Haha


Setelah itu stick dibawa pulang, teknisi gw mulai potong artwork. Dia miringin sedikit artwork supaya Lili & Lars nga kepotong terlalu banyak. Semua parts dipasang lagi sesuai susunan tombol yang asli.

Code:
Turbo 13 9 10

1 4 6 5
2 3 8 7
--------

Turbo Home Select Start

[] /\ R1 L1
X O R2 L2
Setelah itu gw test pelan. Gw sekarang udah ngantuk jadi gw nga kuat edit & upload video rekaman gw test stick ini.


Anyways 2 hari kemudian gw datang ke rumah R-Tech dan gw dibantai abis2 an. Ratio menang gw dulu masih 1:3, eh tapi di kunjungan kedua gw ratio nya turun drastis jadi 1:20.

Edit: ini dia video gw test stick R-Tech



Highlights Test Etokki Omni Arcade Stick Milik R-Tech





Dites kayak begini nih, stick yang udah dirakit/diservis.
Lizanias is offline   Reply With Quote